Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

Ilmu Politik Bukanlah Sesuatu Yang Jahat; ia Bersifat Netral. oleh (Dr.H.Iwan Rasiwan,SH.MH Dosen Universitas Kartamulia Purwakarta)

6 Jan 2026, 10:00 WIB Last Updated 2026-01-06T03:00:43Z
TVBERITA NEWS. COM, PURWAKARTA- Politik adalah seni mengatur kehidupan bersama—mulai dari keluarga, lingkungan, tempat kerja hingga negara. 

Setiap aturan, keputusan, dan kebijakan lahir dari proses politik. Karena itu, politik tidak bisa dihindari, hanya bisa *dipahami atau diabaikan.*

Di tangan orang baik, politik menjadi madu: alat untuk melindungi yang lemah, menyeimbangkan kepentingan, dan menciptakan kesejahteraan rakyat.

Namun di tangan orang yang salah, politik berubah menjadi racun: penuh tipu daya, manipulasi, dan penindasan yang dibungkus atas nama kepentingan umum.

Mengapa politik sering digambarkan sebagai sesuatu yang kotor dan menakutkan? Ada dua sebab utama. 

Pertama, agar rakyat enggan mempelajarinya. Rakyat yang tidak paham politik lebih mudah diarahkan, dibohongi, dan dijadikan alat. 

Kedua, karena realitas politik memang tampak busuk ketika dikuasai oleh orang-orang yang tidak bermoral. 

Kebusukan ini lalu digeneralisasi seolah-olah politik itu sendiri adalah sumber kejahatan, padahal yang rusak adalah manusianya, bukan ilmunya.

Masalah terbesar muncul ketika orang-orang baik memilih menjauh dari politik karena menganggapnya kotor. 

Kekosongan itu tidak pernah benar-benar kosong; ia akan selalu diisi. 

Jika orang baik menyingkir, maka yang tersisa hanyalah mereka yang haus kuasa tanpa nurani. Inilah sebabnya mengapa politik terus dipersepsikan buruk: bukan karena politik tak bisa diperbaiki, tetapi karena dibiarkan jatuh ke tangan yang salah secara berulang.

Belajar ilmu politik bukanlah pilihan, melainkan keharusan. Bukan agar semua orang menjadi politisi, tetapi agar setiap warga mampu membaca arah kekuasaan, memahami kepentingan di balik kebijakan, dan tidak mudah diperalat. 

Tanpa pemahaman politik, seseorang mudah menyalahkan keadaan tanpa tahu akar masalahnya, mudah terpecah oleh isu palsu, dan mudah menjadi korban politik kotor yang bekerja dalam senyap.

Kesadaran politik adalah bentuk perlindungan diri. Ia membantu masyarakat berpikir jernih, bersikap rasional, dan menuntut keadilan dengan cara yang bermartabat. 

Politik yang sehat hanya mungkin lahir dari rakyat yang sadar, bukan dari rakyat yang apatis. Jika kita menginginkan kehidupan bersama yang lebih adil dan manusiawi, maka langkah awalnya sederhana: berhenti membenci politik, dan mulai memahaminya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PASLON 01

PASLON 01

PASLON 02