Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Siswa SMA di Garut Ditembak Kakak Kelas, Peluru Bersarang di Mata

10 Okt 2026 | 22:59 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-10T16:00:01Z



GARUT, TVBERITANEWS.COM - Seorang siswa SMA berusia 15 tahun di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi korban penembakan yang diduga menggunakan airsoft gun saat berada di sebuah vila. Peluru logam dilaporkan masuk dan bersarang di bola mata kiri korban.

Korban diketahui bernama Pazwa Pahaludin, warga Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Saat ini, Pazwa masih menjalani perawatan di RS Mata Cicendo, Bandung.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah vila di Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, pada Sabtu, 26 September 2026 sekitar pukul 17.20 WIB.

Terduga pelaku berinisial H. Berdasarkan keterangan keluarga korban, H merupakan kakak kelas Pazwa saat masih duduk di bangku SMP, meski keduanya terpaut dua tingkat.

Keterangan keluarga menyebut H datang ke vila tanpa diundang dengan membawa senjata. Sebelum mengenai Pazwa, senjata tersebut disebut sempat ditembakkan ke arah sejumlah orang yang berada di lokasi.

Salah seorang teman Pazwa juga dilaporkan terkena tembakan di bagian pinggang.

Pazwa pada awalnya tidak menceritakan kejadian sebenarnya kepada keluarganya. Kepada keluarga, ia sempat mengatakan matanya terkena bola.

Kebenaran mengenai kejadian tersebut kemudian terungkap setelah ayah Pazwa berbicara empat mata dengan anaknya. Saat itu, Pazwa mengaku bahwa cedera pada matanya terjadi akibat tembakan yang diduga dilakukan H.

Keluarga juga menyebut Pazwa sempat mendapat intimidasi agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Kondisi itu membuat korban memilih menyembunyikan kejadian yang dialaminya.

Pemeriksaan medis kemudian menemukan adanya benda asing berupa peluru logam yang masuk dan bersarang di bola mata kiri korban.

Kasus tersebut telah dilaporkan keluarga kepada Polres Garut. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan terduga pelaku.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengatakan keluarga korban telah membuat laporan dan kasus tersebut sedang ditangani Polres Garut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Susilo Adhi menyebut polisi telah mengetahui identitas terduga pelaku. Namun, H belum ditemukan ketika petugas mendatangi kediamannya.

Polisi juga masih mencari keterangan lebih lengkap mengenai kronologi kejadian karena korban belum dapat diperiksa. Pazwa masih menjalani perawatan di rumah sakit sehingga belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

Di sisi lain, terduga pelaku juga belum dapat diperiksa karena masih dalam pencarian.

Sejumlah saksi yang mengetahui kejadian telah dimintai keterangan oleh polisi. Jumlah saksi yang sudah diperiksa masih akan dikonfirmasi lebih lanjut oleh penyidik.

Polisi juga belum dapat memastikan usia dan status pendidikan H. Informasi bahwa terduga pelaku masih berstatus pelajar masih perlu dikonfirmasi karena yang bersangkutan belum ditemukan dan diperiksa.

Mengenai senjata yang digunakan, polisi sementara menduga senjata tersebut merupakan airsoft gun. Namun, jenis senjata, asal senjata, serta bagaimana H mendapatkannya masih dalam penyelidikan.

Polisi belum menyimpulkan secara rinci kronologi penembakan maupun motif kejadian. Keterangan lebih lengkap masih menunggu pemeriksaan terhadap korban dan terduga pelaku.

Sementara itu, kondisi Pazwa masih dalam penanganan medis di RS Mata Cicendo Bandung setelah mengalami luka serius pada bagian mata kiri.***

×
Berita Terbaru Update