Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

Terduga Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS di Cilegon Berhasil Ditangkap Polisi

3 Jan 2026, 09:34 WIB Last Updated 2026-01-03T02:34:19Z


TVBERITANEWS. COM, TANGGERANG BANTEN- Kepolisian Daerah Banten berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan anak politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Maman Suherman, yang ditemukan tewas di rumah mewahnya di Kota Cilegon, Banten.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan membenarkan penangkapan tersebut. Namun, pihak kepolisian belum mengungkap identitas pelaku maupun kronologi penangkapan secara detail.

"Alhamdulillah. Nanti nunggu press conference dari Kapolda ya," ujar Dian saat dikonfirmasi pada Jumat (2/1/2026).

Hingga kini, polisi masih menutup rapat informasi terkait motif pembunuhan dan peran terduga pelaku. Awak media diminta menunggu keterangan resmi yang akan disampaikan langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Haryadi. Jadwal konferensi pers pun belum ditentukan.

Kasus ini sebelumnya menggegerkan warga Cilegon. Anak Maman Suherman yang berusia 9 tahun ditemukan meninggal dunia di rumah mewahnya di kawasan Perumahan BBS 3, Cilegon, pada 16 Desember 2025. Korban ditemukan tergeletak di lantai satu rumah dalam kondisi bersimbah darah.

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan korban mengalami 19 luka di tubuhnya. Luka tersebut diduga berasal dari senjata tajam serta benda tumpul yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Proses pengungkapan kasus ini sempat mengalami kendala. Polisi mengungkapkan bahwa kamera pengawas atau CCTV di rumah korban diketahui tidak berfungsi sejak 2023. Selain itu, rumah tersebut juga tidak dilengkapi dengan petugas keamanan.

Dalam rangka mengungkap kasus tersebut, penyidik Polda Banten telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari pihak keluarga hingga tetangga korban. Total sebanyak 18 saksi telah dimintai keterangan sebelum akhirnya polisi berhasil mengamankan terduga pelaku.

Penangkapan ini diharapkan dapat membuka tabir kasus pembunuhan yang menyita perhatian publik, khususnya masyarakat Banten, sekaligus mengungkap motif di balik aksi kejahatan tersebut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PASLON 01

PASLON 01

PASLON 02